Momentum 1 Muharram, Rusdinur Ajak Masyarakat Terai Bangun Do’a Bersama Agar Pandemi Segera Berakhir
Kampar, (GM) — Tanggal 1 Muharram ditetapkan sebagai awal tahun baru dalam kalender Hijriyah, menandai peristiwa penting yang terjadi dalam sejarah Islam, yaitu memperingati peristiwa hijrahnya Nabi Muhammad Saw dari Kota Mekkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.
Tokoh Masyarakat Kampar, Rusdinur bersama Pemerintahan Desa Terai Bangun menggelar doa bersama dan istigasah dalam rangka menyambut datangnya tahun baru 1 Muharram 1442 H, di Masji Al-Iklas Perumahan Kualu Permai RW 03 Dusun II Sabtu, (20/08) Ba’da Isya.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan sederhana dan berpedoman pada protokol kesehatan pencegahan covid-19.
Hadir dalam agenda ini Kepala Desa Terai Bangun Andra Mastar,masyarakat,tokoh agama serta para santri yang berada dikawasan tersebut.
Dalam kata sambutannya Andra Mastar mengatakan,sebagai umat Islam sudah sepatutnya kita sambut 1 Muharram 1442 Hijriyah dengan rasa syukur kepada Allah SWT karena kita masih diberi kesehatan dan umur yang panjang, sehingga kita dapat mengikuti acara Doa bersama dalam menyambut tahun Baru Hijriyah kali ini dengan sehat wal’afiat, selamat, dan sejahtera meskipun dalam situasi pandemi covid-19.
“Hari ini agenda ini doa bersama. Kita membaca doa akhir tahun Hijriah dan dilanjut dengan membaca doa awal tahun 1442 Hijriah,” ujarnya.
Di kesempatan ini dalam sambutannya Andra Mastar juga mengajak kepada seluruh warga Desa Terai bangun untuk berdoa memohon kekuatan kepada Allah SWT. Momen tahun baru Islam diharapkan membawa spirit baru melalui doa agar pandemi covid-19 segera berakhir.

“Setelah doa bersama ini acara ditutup dengan istigasah. Bersama-sama kita memohon kepada Allah SWT mudah-mudahan musibah yang diturunkan segera dicabut dan kehidupan kita bisa normal kembali,” imbuhnya.
Ditempat yang sama tokoh masyarakat Kampar Rusdinur SH MH juga menyampaikan, semoga momentum tahun baru 1442 Hijriyah ini kita dapat mengambil hikmah dalam makna hijrah yang lebih luas kearah yang lebih baik sehingga kita dapat membantu setiap hari, dengan harapan semoga kita mendapat rahmat dan berkah dari Allah SWT, karena sukses bukan hanya dunia tapi juga di Akhirat kelak.
“Dengan doa bersama ini semoga kedepan kita semua menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik. Semoga kegiatan kita hari ini mendatangkan semangat baru bagi umat Islam di desa Terai Bangun untuk meningkatkan ibadah ketakwaan dan bernilai ibadah sisi Allah,” papar Pengacara kondang ini.
Di akhir sambutannya Rusdinur jebolan pesantren itu juga kembali mengingatkan kepada masyarakat Terai Bangun untuk tetap mematuhi peraturan kesehatan. Masyarakat diimbau untuk tidak meninggalkan masker sebagai alat pelindung diri paling dasar. Selain masyarakat juga diimbau untuk rajin cuci tangan dengan sabun dan air mengalir serta jaga jarak.
“Kunci untuk memutus mata rantai covid-19 adalah dengan disiplin protokol kesehatan. Doa kita bersama agar covid-19 cepat segera berlalu, sehingga kita semua bisa kembali beraktivitas secara normal,” tuturnya. (Dhi)